KIPP Minta PNS, Anggota TNI dan Polri Tak Netral Ditindak Tegas

Antara
Ilustrasi, TNI dan Polri apel bersama kesiapan pengamanan pemilu. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Sinyalemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri tidak netral dalam Pilpres 2019 harus direspons cepat. Upaya ini diperlukan demi menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu dan pilpres.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta mengingatkan kepada PNS, TNI dan Polri jangan ikut terlibat kepentingan politik salah satu calon. Mereka sebagai aparatur negara harus harus mengabdikan diri kepada kepentingan pemilu yang demokratis, adil dan berimbang.

"Terhadap adanya sinyalemen ketidaknetralan aparatur negara, baik ASN (PNS), TNI dan Polri perlu segera diklarifikasi sekaligus menindak tegas jika ada oknum penyelenggara negara yang dinilai tidak netral dalam menyikapi Pemilu 2019," ujar Suminta, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Dia juga meminta Kepada Bawaslu di semua tingkatan untuk mengawasi secara profesional dan adil terhadap potensi dan fakta kertidaknetralan aparatur negara dalam Pemilu dan Pilpres  2019. Bawaslu harus menjaga integritas pemilu.

"Sebagaimana menjadi tugas dan kewenangan Bawaslu," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI Buka Suara soal Pengamanan Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah

57 tahun lalu

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Puluhan Personel TNI, Ada Apa?

57 tahun lalu

Burhanuddin Muhtadi Respons Survei IndexMundi soal Polri, Soroti Kelemahan Metodologi

57 tahun lalu

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan Kalteng, DPR: Usut Tuntas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal