Setelah itu, Sariayu menghadirkan berbagai koleksi yang terinspirasi dari daerah dan budaya Indonesia, mulai dari Sumatera, Cirebon, Bali, Papua, hingga Toraja.
Pendekatan tersebut membantu Sariayu membangun identitas sebagai merek kosmetik yang mengangkat kecantikan Indonesia. Seiring perkembangan usaha, Martha Tilaar Group juga menaungi beragam produk kecantikan, perawatan tubuh, spa, dan jamu, termasuk Biokos, Caring Colours, PAC, serta Dewi Sri Spa.
Di balik perkembangan bisnisnya, Martha menempatkan riset dan inovasi sebagai bagian penting perusahaan. Dia mendorong pengembangan produk dengan memanfaatkan bahan baku lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan impor. Upaya tersebut didukung investasi dalam penelitian dan pengembangan.
Perjalanan Martha tidak selalu berjalan mulus. Dia menghadapi tantangan dalam membesarkan merek lokal di tengah pandangan bahwa produk dalam negeri belum tentu memiliki kualitas yang setara dengan produk luar negeri. Namun, dia terus mengembangkan usaha dan memperkuat kualitas produknya.
Kepedulian Martha terhadap pemberdayaan perempuan juga diwujudkan melalui Yayasan Martha Tilaar. Melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan kecantikan, dia ingin membantu perempuan memperoleh keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.