Kisah Sarjana Ilmu Pemerintahan UB yang Pilih Mengabdi di Desa

Puti Aini Yasmin
Kampus Universitas Brawijaya

Tak memiliki pengalaman di pemerintahan sebelumnya tak membuat Ainul patah arang. Apalagi tantangan bertambah karena Desa Susuk Tengah termasuk desa baru di Kabupaten Kutai Timur.

“Ini desa baru. Sekitar empat tahun dipimpin pelaksana jabatan, baru sekarang saya yang baru 4 bulan ini memimpin. Tugasnya tak mudah salah satunya menyusun RPJMDes. Meski saya baru tapi yang penting kerjasama dengan perangkat desa yang lain,” kaya Ainul.

Berbeda dengan Ida yang saat ini mengabdi di kampungnya sebagai Sekretaris Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karaggeneng, Lamongan. Dia mengaku menjadi Sekretaris Desa lewat proses yang berliku, salah satunya ketidakterbukaan informasi pada proses seleksi.

Ida alumni UB

“Saya lulus 2017 kemudian ikut CPNS tapi gagal. Akhir 2017 kami mendengar ada seleksi sekretaris desa. Tapi saat keluarga saya tanya ke kepala desa bilangnya tidak ada,” kisahnya.

Ida tak langsung patah semangat begitu saja, ia pun memberanikan diri bertemu langsung kepala desa untuk menanyakan informasi penerimaan tersebut. Usahanya pun membuahkan hasil karena seleksi langsung dibuka untuk umum.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

KPK Ungkap Dosen UB Diduga Rutin Terima Duit dari Eks Wamen Imipas Silmy Karim

4 hari lalu

Denada Larang sang Putri Terjun ke Dunia Hiburan: Harus Sarjana Dulu!

4 hari lalu

Inspiratif! Anak Pedagang Jamu Lulus dengan IPK 3,99 dan Jadi Lulusan Terbaik IPB

9 hari lalu

Bahlil Ungkap 10.000 Desa Belum Terjangkau Listrik, Ini Tantangannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal