Kisah Soekarno Minta Hoegeng Ganti Nama, Bukan Orang Jawa

Faieq Hidayat
Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso lebih senang menyingkat namanya menjadi satu kata Hoegeng. (Foto akun IG Jenderal Hoegeng)..

JAKARTA, iNews.id - Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso lebih senang menyingkat namanya menjadi satu kata Hoegeng. Nama itu selalu tercantum dalam name tag Kapolri periode 1968-1971 ini. 

Soal nama, ada kisah menarik ketika Hoegeng lulus menjadi siswa angkatan pertama Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta. Saat itu Hoegeng dipanggil ke Istana Negara oleh Presiden ke-1 RI Soekarno pada 1952 lalu. 

Satu per satu para siswa maju memperkenalkan diri kepada sang Proklamator. Giliran Hoegeng maju, Soekarno menanyakan siapa namanya. 

"Hoegeng Pak," ujar pria asal Pekalongan ini dalam buku Hoegeng, Polisi Idaman dan Kenyataan. 

Bung Karno merasa heran dan mengernyitkan dahinya. "Apa tidak salah? Biasanya kan Soegeng," ujar Bung Karno. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pesan Kapolri Jenderal Suyudi ke Pedemo 28 Oktober: Jangan Anarkis

2 hari lalu

Temui Kapolri, Menkomdigi Minta Judi Online hingga Pencuri Kabel Internet Ditindak

2 hari lalu

Kapolri Jenderal Suyudi Bertemu Menkomdigi, bakal Tindak Tegas Judol hingga Love Scam

3 hari lalu

Kapolda Metro Ultimatum Jajaran: Anggota yang Bermain Narkoba Berhadapan dengan Saya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal