Kisah Sukses BJ Habibie Perkuat Rupiah saat Krisis 1998, Melesat ke Rp6.500 per Dolar AS

Rahmat Fiansyah
Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie (Foto: Istimewa)

Dalam beberapa bulan berikutnya, rupiah menguat hingga berada di kisaran Rp6.500 per dolar AS. Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Habibie pada Oktober 1999, rupiah bergerak di kisaran Rp8.000 per dolar AS.

Habibie bukan berlatar belakang pendidikan ekonomi. Dia dikenal sebagai insinyur yang memiliki keahlian di bidang penerbangan. 

Namun, dalam menghadapi krisis, dia menyadari bahwa pemulihan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan angka-angka, tetapi juga membutuhkan kepercayaan masyarakat dan pelaku pasar.

Kepercayaan tersebut menjadi penting karena krisis telah mengguncang sistem perbankan dan mendorong masyarakat menarik simpanan mereka. Ketika kepercayaan terhadap lembaga keuangan melemah, tekanan terhadap perekonomian dan nilai tukar semakin besar.

Salah satu langkah penting pada masa pemerintahan Habibie adalah memperkuat independensi Bank Indonesia. Pemisahan bank sentral dari pemerintah diharapkan membuat kebijakan moneter lebih kredibel dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan politik jangka pendek.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

BI Sebut Rupiah Masih Terkendali meski Dolar AS Menguat, Ini Faktornya

11 bulan lalu

Setelah Soeharto dan Gus Dur, BJ Habibie Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

3 tahun lalu

Biografi BJ Habibie, Ahli Teknologi Jadi Presiden ke-3 Republik Indonesia

3 tahun lalu

Penemuan BJ Habibie yang Mendunia, Nomor 1 Pesawat Pertama yang Terbang di Langit Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal