Kisah Sultan HB IX Tak Dikenali Warga : Disuruh Angkat Beras, Bikin Pedagang Pasar Pingsan

Wasis Wibowo
Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) IX. (Foto ist).

Ketika Jepang menduduki Yogyakarta, 5 Maret 1942, untuk melindungi rakyatnya agar terhindar dari kerja paksa Romusha, HB IX memerintahkan pembuatan proyek Selokan Mataram, yang menyambungkan Sungai Progo dan Opak untuk irigasi.

Pembuatan selokan sepanjang 30.879 km melibatkan 1.289.000 orang selama 1943-1944, sehingga rakyat Yogyakarta tidak jadi korban. Proyek ini rupanya sesuai dengan rencana Jepang dalam peningkatan produksi pangan jajahannya.

Saat Jepang menyerah, Indonesia pun memproklamsikan kemerdekaan 17 Agustus 1945. Kemudian HB IX – Paku Alam VIII mengirim surat kawat selamat, 18 Agustus 1945. Tanggal 19, Soekarno memberi piagam penetapan kedudukan Yogyakarta.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Kesaksian Pasutri Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Terpental hingga Pingsan

Haji dan Umrah
6 hari lalu

Puluhan Tahun Menabung dari Jualan Kangkung, Niran Akhirnya Berangkat Haji di Usia 80 Tahun

Nasional
7 hari lalu

Kisah Inspiratif Alfath, Mantan Kuli Bangunan yang Kini Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM

Nasional
8 hari lalu

Ini Alasan Purbaya Mau Pungut Pajak Marketplace

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal