Kisah Tentara Salah Bentak Jenderal Hoegeng, Langsung Malu dan Buru-Buru Pergi

Reza Fajri
Kapolri periode 1968-1971 Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso (foto: istimewa)

“Saya Hoegeng,” jawabnya.

Mendengar jawaban itu, sang tentara merasa malu. Si tentara itu pun meminta diturunkan walau belum sampai di tempat tujuannya.

“Mengapa harus turun di sini? Mari Hoegeng antar ke tempat tujuan,” kata Hoegeng.

Namun, si tentara tak menjawab dan justru turun terburu-buru sambil mengucapkan terima kasih tanpa berani melihat wajah Hoegeng lagi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 jam lalu

Kapolri Mutasi Sejumlah Komjen, Ini Daftar Jenderal Bintang 3 yang Bergeser

5 jam lalu

Kapolri Rombak Jabatan Besar-besaran, Kapolda Metro hingga Irwasum Diganti

20 jam lalu

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Serahkan Panji Tribrata ke Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

1 hari lalu

Viral Ramzi Curhat Kapolri Baru Suyudi Ario Seto Jadi Imam Sholat Maghrib usai Dilantik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal