Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Tolak Pansel Capim KPK Bentukan Jokowi

Antara
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mempertanyakan lagi komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberantas korupsi. (Foto: iNews.id/Dok.)

JAKARTA, iNews.id – Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menolak komposisi Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (17/5/2019) kemarin. Mereka menilai ada sejumlah orang yang tidak tepat dimasukkan ke dalam pansel itu.

“Koalisi menolak komposisi pansel capim KPK yang ada sekarang karena adanya catatan serius terhadap beberapa nama pansel,” ujar salah satu anggota Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi yang juga Ketua Bidang Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur, melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Koalisi itu menilai, komposisi Pansel Capim KPK saat ini tidak sejalan dengan agenda pemberantasan korupsi dan penguatan KPK. “Sehingga akan memengaruhi kualitas capim KPK yang akan dipilih kemudian,” kata Isnur.

Dia mengatakan, Pesiden Jokowi telah gagal memastikan tim di Istana untuk mempertimbangkan dengan serius rekam jejak seseorang sebelum ditetapkan sebagai anggota pansel. “Jika beberapa anggota pansel memiliki kedekatan khusus dengan berbagai pihak yang selama ini berseberangan dengan KPK, atau memiliki cacat etis, tentu mereka semestinya tidak dipaksakan masuk sebagai anggota Pansel,” ucap Isnur.

Menurut dia, momentum pembentukan Pansel Capim KPK seharusnya dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk dapat meminggirkan berbagai desakan dan kepentingan segelintir elite, karena sikap akomodatif atas hal ini justru dapat mengancam agenda pemberantasan korupsi.

Adapun sebelas organisasi yang tergabung dengan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi yaitu Indonesia Corruption Watch (ICW), Transparency International Indonesia (TII), Pusako, Pukat UGM, YLBHI, MCW, KRPK, SAHDAR Medan, GAK Lintas Perguruan Tinggi, Banten Bersih, dan MaTA Aceh.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Sebut Revisi 2019 Inisiatif DPR

Nasional
2 hari lalu

Roy Suryo Cs Surati Irwasum Polri, Minta Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Dihentikan

Nasional
3 hari lalu

Bonatua Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Ade Darmawan: Ini Cara yang Terhormat

Nasional
3 hari lalu

Eks Wakapolri Oegroseno Soroti SP3 Eggi Sudjana-Damai: Roy Suryo Cs Harusnya Juga Dapat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal