Komisi V DPR Respons Demo Besar-besaran Ojol, Segera Gelar RDP

Felldy Aslya Utama
Ketua Komisi V DPR Lasarus. (Foto: Dok. DPR)

"Kita panggil ojol dulu, nanti kita panggil operator, kemudian kita panggil pemerintah. Secara terpisah, menurut kami ini penting," tegas dia.

Segelintir upaya dari DPR ini, kata dia, diharapkan dapat menjadi jawaban untuk regulasi angkutan online.

"Kami sedang menginisiasi untuk perbaikan terhadap regulasi yang ada," tandas Lasarus.

Sebelumnya, para driver ojol menuntut potongan tarif aplikasi disesuaikan. Mereka meminta potongan maksimal 10 persen.

"10 persen harga mati," kata orator disambut teriakan ribuan ojol.

Selain itu, para driver juga meminta penyesuaian tarif yang tidak pernah naik sejak 2022. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
18 jam lalu

Banggar DPR Tagih Profil Utang Pemerintah ke Purbaya, Beri Waktu 10 Hari

2 hari lalu

Gempa M7,7 NTT, DPR Nilai Penanganan Bencana Sudah Maksimal

3 hari lalu

Perpres Ojol Masuk Tahap Harmonisasi, Istana Targetkan Terbit Paling Lambat Awal September

3 hari lalu

Puan Tugaskan Anggota DPR Dapil NTT Siaga Kawal Penanganan Pascagempa M7,7

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal