Komnas HAM: Pemerintah Harus Cermat dan Tak Boleh Lama Tentukan Nasib WNI Eks ISIS

Wildan Catra Mulia
Dandi Ramadhan
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusi (Komnas HAM) minta pemerintah segera menentukan nasib warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS. Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyebut pemerintah harus cermat dan segera menyelesaikannya untuk menghindari polemik berkepanjangan.

Taufan menegaskan jika pemerintah terlalu lama ambil keputusan soal ini, dikhawatirkan ada oknum-oknum yang menggunakannya untuk kepentingan politik. Dia mengingatkan pemerintah bila masalah tersebut adalah persoalan hukum, bukan masalah kemanusiaan atau politik.

"Saya kira pemerintah harus cermat tapi tidak boleh lama-lama, nanti bisa jadi polemik politik. Ini bukan isu politik ini isu hukum, ini bukan soal kemanusiaan ini isu hukum," katanya di Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Untuk segera menyelesaikan masalah itu, Taufan mengusulkan agar pemerintah mendata secara detail terlebih dahulu identitas WNI eks ISIS yang masih ada di luar negeri. Menurutnya lebih dari 60 persen WNI yang berada di Suriah masih dibawah umur 12 tahun. Oleh karena itu, menurutnya perlakuan terhadap WNI eks ISIS ini tak bisa dipukul rata.

"Saya katakan tadi opsinya berbeda dari satu kasus dengan kasus yang lain. Maka perlu didata profilnya, mereka tidak sama," katanya.

Jika akhirnya tak dipulangkan, Taufan mengatakan pemerintah harus memiliki landasan hukum yang jelas yang diakui oleh internasional. Dia mengingatkan apapun keputusan yang diambil pemerintah tetap akan menimbulkan kritik terhadap Indonesia.

"Yang pasti ada kritik di setiap keputusan," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Ikan Tenggelam di Perairan Busan Korsel, 2 WNI Hilang

57 tahun lalu

Soroti Penyekapan Sadis di Bandung, Komnas HAM: Perempuan Masih Rentan Alami Kekerasan

57 tahun lalu

Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman usai Diguncang 2 Gempa Dahsyat

57 tahun lalu

Sudah 2 Bulan 4 WNI Disandera Perompak Somalia, Keluarga Minta Pemerintah Bertindak 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal