JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kericuhan saat acara kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Pidie, Aceh. Peristiwa yang diduga dipicu pengibaran bendera Bulan Bintang itu mengakibatkan satu warga tewas tertembak dan sejumlah orang luka-luka.
Kericuhan terjadi di Gampong Pulo Keunari atau Pulo Kenari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, pada Rabu 4 November 2026, pukul 16.00 hingga 17.05 WIB.
Berdasarkan informasi awal yang diterima Komnas HAM, ketegangan bermula ketika sejumlah warga mengibarkan bendera Bulan Bintang di lokasi kenduri. Aparat TNI kemudian mendatangi lokasi untuk menurunkan bendera tersebut.
Namun, tindakan aparat mendapat penolakan dari warga setempat. Situasi kemudian memanas hingga berujung kericuhan yang diwarnai aksi pemukulan dan penembakan terhadap warga.
Komnas HAM menyebut satu warga meninggal dunia akibat tertembak. Sejumlah warga dan personel TNI juga dilaporkan mengalami luka-luka.