Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Hindari Lokasi Rawan

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah. (Foto: Istimewa)

Serangan di Bandara Internasional King Khalid terjadi pada Kamis (8/10/2026). Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) sebelumnya mengonfirmasi bahwa serangan pertama menargetkan fasilitas bandara, sedangkan serangan kedua menyasar pesawat milik maskapai Saudia.

Insiden tersebut dilaporkan menewaskan tiga warga negara Saudi dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Di tengah perkembangan situasi tersebut, Kemlu RI bersama perwakilan Indonesia di Arab Saudi terus memantau kondisi keamanan dan menyiapkan langkah pelindungan bagi WNI.

"Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah akan terus memantau perkembangan situasi serta mengambil langkah-langkah pelindungan yang diperlukan guna memastikan keselamatan WNI di Arab Saudi," ujar Heni.

Untuk mengantisipasi keadaan darurat, WNI dapat menghubungi nomor layanan darurat 911 untuk wilayah Riyadh, Makkah, Madinah, dan Provinsi Timur (Eastern Province). Sementara itu, nomor 998 dapat digunakan untuk wilayah lain di Arab Saudi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
9 tahun lalu

IPO Saudi Aramco Tak Direspons Positif, Apa Alasan Investor?

9 tahun lalu

Diversifikasi Ekonomi, Arab Saudi Bangun Kota Megah dan Zona Bisnis Senilai USD500 Miliar

9 tahun lalu

Arab Saudi Buka Pasar IPO untuk Investor Asing

9 tahun lalu

Arab Saudi Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal