"Perjalanan ini tidak akan bisa terwujud tanpa kerja kolektif. Ada lebih dari 5.000 orang yang terlibat dalam persiapan konser ini, mulai dari konstruksi, tim produksi, logistik, ticketing, sampai rekan-rekan kebersihan," katanya.
Kesibukan persiapan konser sudah terlihat sejak proses bongkar muat perlengkapan dimulai di GBK. Puluhan truk besar yang membawa peralatan panggung berdatangan dan memadati kawasan stadion sejak tengah malam.
"Kita loading jam 12.00 teng, truk-truk sudah stand by sejak 11.30. Banyak banget truk berdatangan mirip iring-iringan di film Transformers," canda Karen.
Karen berharap keberhasilan penyelenggaraan konser Ye dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kesiapan untuk menjadi tuan rumah konser tunggal musisi internasional lainnya pada masa mendatang.