“Kebetulan jelang Harlah NU. Biasa bulan Rajab kalau enggak keliru akhir Februari atau Maret itu yang kita rencanakan. Jadi itu kita hasil rapat, tapi belum kita sampaikan. Saat ini kami harap bersama Tafiliah. Jadi itu rencananya, sambil doakan negara, rindu doa para sepuh dari daerah,” tutur Ma’ruf.
Sementara Kiai Miftahul Akhyar menuturkan, NU sudah cukup lama tidak mengadakan istigasah bersama. Terakhir, kata dia, istigasah digelar saat tokoh senior NU almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) masih hidup.
“Karena ini pesan kiai sepuh kapan PBNU ada istigosah, ini kita bicarakan selain lihat kesehatan beliau (Ma’ruf). Kita doakan terus sehat dan apa yang jadi rencana besar dipermudah oleh Allah. Itu yang kita bicarakan tadi,” kata Miftahul Akhyar.