KPK Diminta Transparan Sebut Detail 36 Kasus yang Dihentikan

Antara
Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengungkapkan detail 36 kasus korupsi yang dihentikan. KPK juga diminta menjelaskan alasan menghentikan 36 kasus tersebut.

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengatakan, masyarakat perlu mengetahui apa saja kasus yang dihentikan. Sampai saat ini, KPK belum menyebutkan detail 36 kasus yang dihentikan tersebut.

"Pertanyaannya kasus apa saja, artinya KPK juga harus transparan menyampaikan kepada publik ketika kasus dapat dihentikan kenapa?" ujar Nasir di sela-sela acara Kenduri Kebangkasaan di Sekolah Sukma Bangsa di Bireuen, Aceh, Sabtu (22/2/2020).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menuturkan, sejak ada revisi Undang-Undang (UU) KPK lembaga antikorupsi itu menjadi sorotan publik. Menurutnya, KPK harus bisa menjaga kepercayaan publik dalam bidang pemberantasan korupsi.

"Karena itu sampaikan saja secara terbuka kepada masyarakat Indonesia, kami menghentikan 36 ini karena begini sehingga kemudian tidak ada kecurigaan karena selama ini kan ada kesan KPK sedang dilemahkan," ucapnya.

Sementara itu KPK memastikan, kasus menjadi perhatian publik tidak termasuk di antara 36 kasus yang dihentikan. Misalnya, kasus Bank Century, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

"Supaya clear, kami dapat memastikan bukan itu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
16 menit lalu

Susul Eks Menag Yaqut, Gus Alex Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Nasional
22 jam lalu

Geledah Kantor Bupati Cilacap, KPK Sita Ponsel Berisi Pesan Pengumpulan Uang Pemerasan THR

Nasional
1 hari lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong terkait Suap Proyek

Nasional
1 hari lalu

Komisi III DPR Rapat Khusus Bahas Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Usut Tuntas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal