KPK Libatkan Badan Antikorupsi Singapura Hadirkan Sjamsul Nursalim dan Itjih

Ilma De Sabrini
Ilustrasi, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meminta bantuan badan antikorupsi di Singapura yaitu CPIB (Corrupt Practices Investigation Bureau) terkait Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim. Upaya tersebut dilakukan KPK karena tersangka kasus suap Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) itu tidak pernah hadir memenuhi panggilan pemeriksaan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, selain untuk menghadirkan Sjamsul dan Itjih kerja sama kedua lembaga juga menyangkut sejumlah hal dalam proses pengusutan kasus BLBI. Namun, dia tidak mengungkapkan, ruang lingkup kerja sama tersebut.

"KPK meminta bantuan CPIB dan otoritas yang terkait yang berada di Singapura tentu saja dalam penanganan perkara ini termasuk di antaranya kebutuhan pemanggilan (Sjamsul dan Itjih)," ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/7/2019).

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan mantan pemilik Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim sebagai tersangka baru dalam kasus suap BLBI. KPK menduga Sjamsul telah merugikan negara sebesar Rp4,58 triliun.

Sjamsul dan Itjih disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-l KUHP.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek

Kuliner
14 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Destinasi
25 hari lalu

Fenomena Banyak Warga Malaysia Pilih Pindah ke Singapura, Ini Penyebabnya

Nasional
1 bulan lalu

6 WNI Ditangkap Polisi Singapura usai Masuk Ilegal Lewat Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal