KPK Temukan 5 Mata Uang Asing di Rumah Dinas Gubernur Kepri, Ini Totalnya

Ilma De Sabrini
Petugas KPK di Jakarta menunjukkan barang bukti perkara suap Gubernur Kepri Nurdin Basirun terkait izin reklamasi, Kamis (11/7/2019) malam. (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan lima mata uang asing di rumah dinas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun, di Kota Tanjung Pinang. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan, uang hasil gratifikasi itu ditemukan di dalam sebuah tas.

Dari dalam tas itu, tim KPK mengamankan sejumlah 43.942 dolar Singapura (setara Rp456 juta); 5.303 dolar AS (setara Rp75 juta); lima euro (Rp80.000); 407 ringgit Malaysia (Rp1,4 juta); dan 500 riyal Arab Saudi (Rp1,9 juta).

“Selain itu, tim kami juga menemukan uang senilai Rp132.610.000 di rumah NBA (Nurdin Basirun),” tutur Basaria saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019) malam.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, Nurdin tidak pernah melaporkan uang gratifikasi tersebut lebih dari 30 hari kerja ke KPK. Dia juga mengungkapkan, politikus Partai NasDem itu sekarang terjerat dua kasus, yakni gratifikasi dan suap izin pemanfaatan laut dalam proyek reklamasi.

“Dalam kasus ini ada dua perkara. Pertama dugaan suap yang nilainya 11.000 dolar Singapura (Rp114 juta) dan Rp45 juta. Kemudian, dugaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan tidak dilaporkan dalam 30 hari kerja, jumlahnya sebagaimana yang disebutkan tadi,” ungkap Febri.

Adapun total uang yang disita KPK dari dua perkara yang menjerat Nurdin mencapai sekira Rp825 juta. Atas perbuatannya, Nurdin sebagai pihak yang diduga penerima suap dan gratifikasi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11, dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

KPK: Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Diduga Terima Suap Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray Cargo

3 hari lalu

KPK Panggil Kadis PUPR hingga Anggota DPRD Kota Bengkulu terkait Kasus Suap di Rejang Lebong

16 hari lalu

KPK Geledah Rumah Pemeriksa Pajak di Malang, Sita Emas 1,3 Kg dan Uang Rp100 Juta

18 hari lalu

KPK Periksa Istri Bos Blueray John Field, Kembangkan Kasus Suap Bea Cukai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal