KPK Usut Dugaan Aliran Dana Proyek E-KTP ke Partai Golkar

Sabir Laluhu
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengusut dugaan aliran dana proyek e-KTP untuk kegiatan Partai Golkar. Karena itulah KPK perlu meminta keterangan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical.

"Salah satunya itu. Jadi, ada yang katakan digunakan untuk kegiatan Golkar. Jadi, harus ada konfirmasi. Jadi, harus mengonfirmasi berita acara pemeriksaan lainnya apakah benar apa tidak?" kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Menurut KPK, penanganan ‎kasus dugaan korupsi ‎pembahasan hingga persetujuan anggaran dan proyek pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2011-2013‎ mengalami perkembangan signifikan. Khususnya saat penyidik menangani kasus e-KTP untuk dua tersangka.

Dua tersangka‎ tersebut yakni ‎pertama, ‎tersangka mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera sekaligus mantan Ketua Konsorsium Murakabi Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. Kedua, tersangka pemilik OEM Investment Pte Ltd sekaligus pemilik Delta Energy Pte Ltd merangkap mantan komisaris PT Gunung Agung Made Oka Masagung.‎

Kepada penyidik, kata Basaria, Irvanto menyampaikan uang hasil dugaan korupsi proyek e-KTP dipergunakan dan dipakai untuk kegiatan DPP Partai Golkar saat masih dipimpin Aburizal Bakrie. Di antaranya terkait pelaksanaan rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Golkar.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Janji Tak Tangani Perkara terkait Golkar

Nasional
13 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Posisi di DPR Diganti Anaknya?

Nasional
14 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kita Wakafkan ke Negara

Nasional
16 hari lalu

Diusulkan Jadi Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Golkar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal