KPU Klaim Pemilu 2019 sebagai yang Tersukses dalam Sejarah Indonesia

Riezky Maulana
Dari kiri ke kanan: anggota KPU Hasyim Asy'ari, Ketua KPU Arief Budiman, dan anggota KPU Evi Novida Ginting Manik. (Foto: ANTARA)

Untuk mencegah kejadian serupa pada pemilu selanjutnya, KPU telah mengusulkan penerapan perhitungan suara secara online. “Kami mengusulkan ada penerapan e-rekap, kemudian membuat salinan surat suara dalam bentuk digital, perbaikan desain bentuk keserentakan dalam pemilu ke depan. Mengalokasikan anggaran untuk dukungan pelaksanaan pemilu di luar negeri pada Kementerian Luar Negeri,” kata Arief.

Untuk menyukseskan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Serentak September 2020, KPU mengajukan anggaran kepada pemerintah dengan jumlah Rp12 miliar. Saat ini, anggaran Pilkada 2020 yang telah ditandatangani pemerintah sekitar Rp9 miliar. Adapun data per 10 Januari 2020, KPU telah menyerahkan dana tersebut ke 223 satuan kerja (satker) dengan mentransfer dana dengan total Rp444 juta.

Turut hadir dalam refleksi ini komisioner KPU lainnya yaitu Evi Novida Ginting Manik dan Hasyim Asy'ari. Selain mereka berdua, hadir juga Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Muhammad, dan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), M Afifuddin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Doli Kurnia Minta KPU Ungkap Alasan Pasal PKPU soal Gibran Tak Dibahas di DPR

2 hari lalu

Doli Kurnia Usul Komisi II DPR Gelar Rapat Khusus dengan KPU, Bahas Pasal Ijazah Gibran 

6 hari lalu

DKPP Proses Laporan soal KPU Diduga Selundupkan Pasal untuk Loloskan Gibran

6 hari lalu

KPU Buka Suara usai Dilaporkan ke DKPP terkait Dugaan Pasal Selundupan demi Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal