Kremlin: Jaringan Lab Senjata Biologi AS Dibangun di Sekitar Rusia dan Belarusia

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kegiatan penelitian tentang senjata biologi di laboratorium. (Foto: Ist.)

MOSKOW, iNews.idRusia terus menyoroti isu tentang keberadaan laboratorium senjata biologi di Ukraina. Menurut Moskow, jaringan laboratorium yang didanai AS itu telah dibangun di dekat Rusia dan Belarusia

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, senjata biologi yang diproduksi di lab-lab tersebut hendak ditujukan untuk menyasar kelompok etnik tertentu.

“Kami memiliki data bahwa dalam kerangka program yang didanai oleh Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika Serikat), seluruh jaringan biolaboratorium telah dibangun di sekitar kami (Rusia dan Belarusia),” kata Peskov kepada lembaga penyiaran Belarus 1, Sabtu (2/4/2022).

“(Jaringan lab itu) bekerja tidak hanya pada (penelitian) patogen, mikroba, virus yang sangat berbahaya, tetapi juga bekerja pada proyek untuk menemukan jenis baru senjata biologis yang ditujukan terhadap kelompok etnik tertentu,” ucapnya.

Jumat (25/3/2022) pekan lalu, Peskov mengatakan, Rusia akan menuntut penjelasan tentang keterlibatan putra Presiden AS Joe Biden, Hunter Biden, dalam pembiayaan laboratorium senjata biologi di Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya juga menyatakan, dana investasi Hunter Biden berpartisipasi dalam membiayai program militer-biologis Pentagon di Ukraina. Dana tersebut memiliki sumber daya keuangan yang signifikan dalam jumlah setidaknya 2,4 miliar dolar AS.

“Saya tidak bisa mengatakan (apa pun), seperti yang Anda pahami. (Tetapi) spesialis kami dari Kementerian Pertahanan (Rusia) terus bekerja menganalisis informasi yang sekarang kami miliki di sejumlah laboratorium biologi dan pada program yang sedang dikembangkan di sana,” ungkap Peskov.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal