JAKARTA, iNews.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkap kronologi awal kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Api pertama kali terdeteksi saat kapal tengah melakukan olah gerak menuju Dermaga VI setelah bertolak dari Pelabuhan Bakauheni.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, percikan api terdeteksi sekitar pukul 16.15 WIB di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil. Saat itu, kapal sedang bersiap untuk bersandar di Pelabuhan Merak.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batu Mandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak," ujar Heru dalam keterangannya dikutip, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan kronologi ASDP, KMP Batu Mandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 WIB. Sekitar 1 jam 43 menit kemudian, percikan api terdeteksi ketika kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar.
ASDP memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Proses evakuasi dan penanganan kebakaran melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kepolisian, serta instansi terkait lainnya.