Heru menegaskan, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama perusahaan dalam menangani insiden tersebut. Dia juga mengapresiasi respons dan koordinasi petugas gabungan yang membantu proses evakuasi serta penanganan di lokasi kejadian.
Sementara itu, penyebab kebakaran KMP Batu Mandi masih didalami oleh pihak berwenang. ASDP menyatakan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.
Di sisi operasional, ASDP menyesuaikan layanan penyeberangan Merak–Bakauheni dengan mengalihkan pelayanan melalui Dermaga Express 2. Pengguna jasa diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi terbaru mengenai operasional pelabuhan.
Pengguna jasa yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center ASDP 191. Perusahaan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait hingga penanganan insiden selesai.