Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata mengungkapkan dugaan sementara, keduanya mengalami sesak napas akibat paparan gas korban monoksida (CO) yang berasal dari alat pemanas air (water heater) berbahan bakar elpiji di kamar mandi.
“Dugaan sementara karena sesak napas, tetapi penyebab pastinya masih kami dalami. Semua kemungkinan masih terbuka,” ujar AKP Barata, Jumat (10/10/2025).
Petugas juga telah memasang garis polisi di lokasi dan mensterilkan area kamar untuk penyelidikan lanjutan. Hasil visum dan uji laboratorium masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Sementara Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya menegaskan pihaknya tengah memeriksa seluruh pihak terkait, termasuk manajemen dan teknisi penginapan, guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pengoperasian water heater.
“Jika ditemukan unsur kelalaian, tentu akan ada proses hukum lanjutan. Kami pastikan penyelidikan dilakukan secara profesional,” kata AKBP Agung.
Jenazah Cindy Desta Nanda telah dibawa ke rumah duka di Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, untuk dimakamkan. Sementara itu, kondisi Gilang Kurniawan kini mulai berangsur stabil, meski masih menjalani perawatan intensif dengan kondisi terpukul kehilangan sang istri.