KSAD Andika Perkasa: Uji Coba Plasma Konvalesen Eks Penderita Covid-19 Harus Sesuai Protokol

Antara
Rizki Maulana
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto: Antara/HO).

Kepala LBM Eijkman Amin Soebandrio sebelumnya menjelaskan, plasma konvalesen didapatkan dari darah orang yang sembuh dari Covid-19.

Setelah pasien sembuh selama beberapa minggu, plasma konvalesen itu diambil dari darahnya dan diberikan kepada orang yang sedang sakit dengan cara disuntikkan ke aliran darah pasien yang masih menderita Covid-19.

Amin mengatakan metode yang sama juga sudah banyak dipraktikkan beberapa negara lain, dan diduga bisa mengobati Covid-19.

Salah satu negara yang telah mengembangkan pengobatan dengan plasma konvalesen yakni China. Para dokter negara itu mendeteksi plasma darah dari pasien China yang sembuh mengandung antibodi. Karena itu, plasma ini diambil dan disuntikkan kepada pasien yang masih sakit.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Hantavirus di Kapal Pesiar Atlantik: Haruskah Publik Panik?

Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
1 bulan lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal