KSAD Berangkatkan 100 Personel TNI AD ke AS Ikuti Latma Garuda Airborne

Riezky Maulana
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa melepas keberangkatan 100 Personel TNI AD menuju Fort Bragg, Amerika Serikat untuk melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Garuda Airborne. (Foto: TNI AD)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melepas keberangkatan 100 Personel TNI AD menuju Fort Bragg, North Carolina, Amerika Serikat untuk melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Garuda Airborne. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan TNI AD dan Atase Pertahanan Amerika Serikat untuk Indonesia Kolonel Theodore Leo Liebreich.

Latma Garuda Airborne melibatkan Divisi 82 Airborne United States Army. Adapun pelaksanaan kegiatan dilakukan selama kurang lebih 18 hari. 

“Sebanyak 100 personel TNI AD yang terlibat terdiri dari 89 orang baik perwira, bintara, dan tamtama dari satuan Kostrad, kemudian 11 orang dari perwakilan setiap Kodam,” ujar Wadan Yonif Para Raider 305/Tengkorak Mayor Inf Eko Damuna Prasetyo dalam video yang diunggah TNI AD, Selasa (3/8/2021).

Seluruh personel telah diberangkatkan menuju Fort Bragg pada 16 Juli 2021. Mereka natinya akan melakukan penerjunan bersama dengan 670 personel dari US Army pada tanggal 4 Agustus 2021 dengan pemberangkatan dari Guam selama 10 jam perjalanan menggunakan pesawat C-17 Globemaster.

KSAD Andika mengatakan dirinya melepas 100 prajurit berangkat ke Amerika Serikat dengan rasa bangga. Menurutnya, prajurit yang mendapat kesempatan tersebut amatlah beruntung lantaran Fort Bragg merupakan tempat berlatihnya dari pasukan elite Negeri Paman Sam. 

"Kami semua melepas dengan rasa bangga. Itu adalah tempat dari komando spesial operasi, termasuk operasi khusus. Kemudian itu juga merupakan tempat Korps Airborne. Jadi rekan rekan beruntung berada di tempat yang menjadi pusat keberadaannya pasukan elite Angkatan Darat Amerika serikat," kata Andika.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Internasional
2 jam lalu

Gubernur California Kritik Keras Netanyahu, Sebut Israel Negara Apartheid

Internasional
3 jam lalu

Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah

Internasional
4 jam lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal