Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Suzuki Kerahkan 71 Bengkel Siaga di Sejumlah Titik
Advertisement . Scroll to see content

Tinggalkan Motor Listrik Mudik Lebaran? Perhatikan 6 Hal Penting Ini Agar Tetap Aman

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:08:00 WIB
Tinggalkan Motor Listrik Mudik Lebaran? Perhatikan 6 Hal Penting Ini Agar Tetap Aman
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meninggalkan motor listrik saat mudik Lebaran. (Foto: Dok News.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menjelang periode mudik Lebaran, banyak masyarakat meninggalkan kendaraan di rumah selama beberapa hari hingga berminggu-minggu. Kondisi ini juga dialami pemilik motor listrik yang perlu memastikan kendaraan tetap aman dan siap digunakan kembali setelah liburan usai.

Motor listrik memiliki sistem teknologi berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Karena itu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar komponen penting seperti baterai dan sistem elektronik tetap terjaga meski kendaraan tidak digunakan dalam waktu lama.

Sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman, Polytron membagikan beberapa tips praktis bagi pengguna motor listrik yang akan meninggalkan kendaraannya selama mudik.

Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly mengatakan teknologi pada motor listrik sebenarnya memudahkan pemilik untuk memantau kondisi kendaraan meskipun sedang tidak digunakan.

“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” kata Ilman Fachrian Fadly.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meninggalkan motor listrik saat mudik Lebaran.

1. Tidak Perlu Mematikan MCB Jika Mudik Kurang dari Sebulan

Mematikan Miniature Circuit Breaker (MCB) biasanya dilakukan jika motor listrik tidak digunakan dalam waktu sangat lama. Namun, jika masa mudik hanya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu, pengguna tidak perlu mematikan MCB.

Dengan kondisi sistem tetap aktif, pemilik kendaraan masih dapat memantau motor melalui aplikasi yang terhubung dengan GPS. Fitur ini membantu pengguna mengetahui lokasi terakhir kendaraan sehingga lebih mudah melakukan pengecekan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut