Tinggalkan Motor Listrik Mudik Lebaran? Perhatikan 6 Hal Penting Ini Agar Tetap Aman
JAKARTA, iNews.id – Menjelang periode mudik Lebaran, banyak masyarakat meninggalkan kendaraan di rumah selama beberapa hari hingga berminggu-minggu. Kondisi ini juga dialami pemilik motor listrik yang perlu memastikan kendaraan tetap aman dan siap digunakan kembali setelah liburan usai.
Motor listrik memiliki sistem teknologi berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Karena itu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar komponen penting seperti baterai dan sistem elektronik tetap terjaga meski kendaraan tidak digunakan dalam waktu lama.
Sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman, Polytron membagikan beberapa tips praktis bagi pengguna motor listrik yang akan meninggalkan kendaraannya selama mudik.
Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly mengatakan teknologi pada motor listrik sebenarnya memudahkan pemilik untuk memantau kondisi kendaraan meskipun sedang tidak digunakan.
“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” kata Ilman Fachrian Fadly.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum meninggalkan motor listrik saat mudik Lebaran.
1. Tidak Perlu Mematikan MCB Jika Mudik Kurang dari Sebulan
Mematikan Miniature Circuit Breaker (MCB) biasanya dilakukan jika motor listrik tidak digunakan dalam waktu sangat lama. Namun, jika masa mudik hanya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu, pengguna tidak perlu mematikan MCB.
Dengan kondisi sistem tetap aktif, pemilik kendaraan masih dapat memantau motor melalui aplikasi yang terhubung dengan GPS. Fitur ini membantu pengguna mengetahui lokasi terakhir kendaraan sehingga lebih mudah melakukan pengecekan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.