KSAD Jenderal Dudung Minta Prajurit TNI AD Rangkul KKB Papua : Mereka Saudara se-Tanah Air

Riezky Maulana
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat memberikan pengarahan kepada prajurit TNI AD di Makodam XVII/ Cenderawasih, Papua. (Foto Dispenad).

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menekankan agar prajurit TNI AD selalu hadir di tengah masyarakat. Dudung juga meminta para prajuritnya senantiasa menjadi solusi terhadap kesulitan rakyat sehingga menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan rakyat terhadap TNI AD. 

"Pedomani Tujuh Perintah Harian Kasad, didalamnya yaitu implementasi tentang Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan 8 Wajib TNI," tutur Dudung melalui keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Hal itu disampaikan Dudung saat memberikan pengarahan kepada prajurit TNI AD di Makodam XVII/ Cenderawasih. 

Jenderal Dudung berpesan agar Satgas TNI AD yang bertugas di Papua jangan menganggap Kelompok Separatis Teroris (KST) sebagai musuh. Namun, menganggap mereka sebagai rakyat yang perlu dirangkul dengan hati yang suci dan tulus, serta diberi pemahaman tentang NKRI.

"Ajak mereka untuk bersama-sama bergabung membangun Papua, karena mereka adalah saudara se-Tanah Air," katanya.

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat memberikan pengarahan kepada prajurit TNI AD di Makodam XVII/ Cenderawasih, Papua. (Foto Dispenad).

Dia menegaskan, bahwa tolok ukur keberhasilan tugas seorang prajurit TNI AD Di Papua, mana kala mereka disayangi, dicintai, dibanggakan dan dikagumi oleh masyarakat Papua. "Oleh karena itu, dalam bertugas untuk selalu mencintai rakyat Papua, sehingga pada akhirnya rakyat Papua akan mencintai TNI," ucapnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Bisnis
6 hari lalu

Hadir di Timika, MNC Sekuritas Perkuat Literasi dan Inklusi Pasar Modal hingga ke Indonesia Timur

Nasional
12 hari lalu

Operasi Damai Cartenz: 28 Orang Ditangkap di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Nasional
13 hari lalu

Pemerintah Perkuat Pengamanan Penerbangan Perintis di Papua Pascapenembakan Pesawat Smart Air

Nasional
17 hari lalu

Kemenhub: Maskapai Perintis di Papua Boleh Batalkan Penerbangan jika Tak Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal