KSAD: Tidak Boleh Ada Vaksin Covid-19 yang Nganggur

Antara
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menginstruksikan jajarannya untuk ikut mempercepat vaksinasi Covid-19. (Foto: TNI AD)

Kendati demikian, KSAD menegaskan semua pihak harus tetap berusaha menjalankan perintah dari komando atas semaksimal mungkin. Terakhir, dia mengingatkan jajarannya agar pelaksanaan vaksinasi massal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat memiliki beragam dinamika persoalan.

"Kita hanya perlu jalankan semaksimal mungkin demi menjaga bangsa dan membantu masyarakat dari paparan Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Letnan Jenderal (Letjen) TNI dr Albertus Budi Sulistya mengatakan kasus harian Covid-19 dan tingkat keterisian ruang isolasi menurun termasuk di rumah sakit lapangan yang didirikan TNI AD.

"Izin melaporkan berkaitan dengan gelaran rumah sakit lapangan, sudah tiga hari ini pasien tidak ada. Semua bisa dimanajemen di ruang perawatan," kata dia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, KSP Dudung Minta Pelaku Dihukum Maksimal

57 tahun lalu

KSAD: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara, Bukan Ngurus-Ngurusin

57 tahun lalu

KSAD Tegaskan TNI Tak Gusur SD di NTT untuk Kopdes Merah Putih: Gak Mungkin Seekstrem Itu

57 tahun lalu

Kenang Ryamizard Ryacudu, Jusuf Kalla: Beliau Berjasa Besar dalam Penyelesaian Konflik dan Tsunami Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal