Kubu Moeldoko Ditolak, AHY Tegaskan Tak Ada Dualisme Partai Demokrat

Kiswondari Pawiro
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi. (Foto Sindonews).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum (Ketum) Partai DemokratAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan tidak ada dualisme partai setelah kubu Moeldoko ditolak pemerintah. Kubu Moeldoko tidak memenuhi syarat administrasi yang ditentukan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

"Pemerintah melalui Menkumham menyatakan permohonann pihak KLB Deli Serdang yang diwakili Jenderal TNI Purnawurawan Moeldoko dan dokter hewan Jhonni Allen Marbun ditolak," kata AHY disambut tepuk tangan pengurus dan simpatisan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi No. 41, Menteng, Rabu (31/3/2021).

AHY mengaku bersyukur apa yang diputuskan pemerintah pada hari ini. Partai Demokrat hasil Kongres V Tahun 2020 yang memiliki kekuatan hukum dan disahkan oleh pemerintah. 

"Artinya tidak ada dualisme di tubuh di Partai Demokrat, saya tegaskan sekali lagi tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat. Ketua Umum Partai Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono," tegasnya.

AHY pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena telah menegakkan kebenaran dan keadilan.

"Untuk itu, atas nama segenap pimpinan, kader dan simpatisan Partai Demokrat, saya sampaikan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo yang telah menunaikan janjinya menegakkan hukum sebenar-benarnya dan seadil-adilnya dalam kasus KLB yang inkonstitusional," kata AHY.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel

23 hari lalu

AHY Pimpin Rakor Kebandarudaraan, Siapkan Transformasi Bandara Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

24 hari lalu

Peringkat Terus Naik, AHY Bidik Soetta Tembus Top 10 Bandara Terbaik Dunia di 2029

27 hari lalu

AHY: Oposisi Harus Konstruktif dan Beri Solusi, Tak Boleh Pecah Belah Bangsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal