LaNyalla Berharap Dukungan Penghapusan Presidential Treshold 20 Persen Meluas

Reza Fajri
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti (foto: dok. DPD)

Presidential threshold dimaksudkan untuk memperkuat sistem presidensiil dan demokrasi. Namun, menurut LaNyalla yang terjadi justru sebaliknya.

"Secara teori dan praktek, malah membuat mekanisme check and balances menjadi lemah. Karena partai politik besar dan gabungan partai politik menjadi pendukung presiden terpilih. Akibatnya yang terjadi adalah bagi-bagi kekuasaan dan Partai Politik melalui Fraksi di DPR menjadi legitimator kebijakan pemerintah," ujarnya.

Melihat persoalan bangsa yang kompleks itu, LaNyalla mengajak semua pihak untuk menggunakan kerangka berpikir sebagai Negarawan, bukan sebagai politisi. "Negarawan tidak pernah berpikir ‘next election’, tetapi berpikir ‘next generation’," ujar dia. 

Acara ini dihadiri juga oleh Ketua Umum KADIN Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, Pengajar Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga, Doktor Radian Salman, Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim dan Staf Khusus Ketua DPD, Sefdin Syaifudin.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Anggota DPD Cek Kondisi Balangan Kalsel Pascabanjir, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Nasional
3 bulan lalu

Ketua DPD Sultan Najamudin Usulkan 9 November Jadi Green Democracy Day

Nasional
3 bulan lalu

DPD Gelar Fun Walk di GBK, Gaungkan Konsep Green Democracy kepada Dunia

Nasional
3 bulan lalu

Purbaya Rapat bareng DPD Hari Ini, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal