LPSK Ungkap Temuan terkait  Kasus Oknum TNI Aniaya Relawan Ganjar di Boyolali

Muhammad Refi Sandi
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi (Foto: Refi Sandi)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi mengungkapkan tujuh korban penganiayaan oknum TNI di depan Markas Kompi B Yonif Rider 408/Sbh Boyolali pada Sabtu (30/12/2023) silam, bukan terkait kampanye. Pemicu penganiayaan tersebut diduga penggunaan knalpot brong.

Edwin mengatakan bahwa ketujuh korban adalah pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. 

"Peristiwa ini dalam temuan kami tidak ada hubungannya dengan kampanye salah satu paslon. Bahwa para korban adalah pendukung salah satu paslon, iya. Tetapi yang menjadi stimulusnya adalah penggunaan knalpot tidak standar," kata Edwin saat konferensi pers di Kantor LPSK, Jakarta Timur, Rabu (10/1/2024).

Edwin menjelaskan bahwa ketujuh korban tersebut tidak konvoi, melainkan berjalan perorangan. Saat itu, salah satu korban sedang mengendarai sepeda motor dengan knalpot brong. 

Knalpot tersebut kemudian mengganggu ketenangan para anggota TNI yang sedang berjaga di markas.

"Para korban ini ketika mereka sedang berjalan perorangan, bukan konvoi, bukan rombongan. Kemudian ini yang memancing peristiwa kekerasan itu terjadi," kata Edwin.

Edwin mengatakan bahwa LPSK telah memberikan perlindungan kepada tujuh korban tersebut. LPSK juga akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengusut kasus ini.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

TNI AD Ungkap Penyebab Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk

7 hari lalu

Anggota TNI Dikeroyok Sekelompok Suku Anak Dalam di Jambi saat Patroli Kebun Sawit

8 hari lalu

Warga Suku Dayak Bertato Bisa Masuk TNI, Menhan Sjafrie: Dikasih Privilege

9 hari lalu

Prabowo Pimpin Rapat di Hambalang, Bahas Syarat Warga Dayak Masuk TNI hingga Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal