Luhut mengakui, penutupan selat itu berdampak terhadap terkereknya harga minyak mentah dunia. Bahkan untuk Indonesia sendiri, kondisi ini mengancam fiskal untuk bekerja lebih keras menambal harga subsidi energi.
Namun demikian, Luhut mengatakan situasi konflik di Timur Tengah ini belum berdampak jangka pendek bagi negara.
"Kami datang dengan berbagai skenario dan kita lihat perkembangan dalam 1-2 minggu ke depan. Saya kira selama lebaran saya kira akan semua baik-baik," sambungnya.