Luhut menilai digitalisasi bansos dapat mendorong mekanisme pasar yang lebih transparan. Sistem tersebut juga diharapkan mengurangi interaksi langsung antara petugas dan penerima bantuan.
Menurut dia, pola tersebut dapat menekan potensi penyimpangan dalam proses penyaluran bansos.
"Jadi di lapangan nanti akan jadi market mechanism, jadi membuat kita lebih transparan, membuat kita lebih adil, dan membuat kita lebih ya kurang korupsi pasti, karena akan sedikit ketemu manusia dengan manusia. Jadi semua berbasis dibangun ekosistem untuk bekerja dengan ekosistem tadi," ujarnya.