Lukas Enembe Meninggal, Kuasa Hukum Minta KPK Tanggung Jawab

Danandaya Arya Putra
Peti jenazah Lukas Enembe (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Terpidana kasus korupsi Lukas Enembe meninggal dunia pada Selasa (26/12/2023). Atas kematian tersebut, kuasa hukum Lukas, Petrus Bala Pattyona meminta pertanggungjawaban Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia menyebut massa pendukung Lukas di Papua juga menuntut pertanggungjawaban KPK.

"Oh iya, harus tanggung jawab," ucap Petrus di Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2023).

Petrus menilai KPK harus bertanggung jawab karena Lukas sedang sakit saat menjalani proses hukum.

"Orang sakit, dalam hukum, orang sakit tidak boleh diadili," kata Petrus.

Sementara itu, KPK memastikan telah melakukan berbagai upaya menangani kesehatan Lukas Enembe. Salah satunya mendatangkan dokter dari Singapura.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Noel Ebenezer Ngaku Tak Tahu Pejabat Harus Lapor Penerimaan Hadiah ke KPK: Saya Menyesal

Nasional
10 jam lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Nasional
13 jam lalu

Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

Nasional
14 jam lalu

KPK Hibahkan 13 Tanah Rampasan Koruptor ke Pemkab Indragiri Hilir, Total Senilai Rp3,6 Miliar

Nasional
1 hari lalu

Heboh Anggaran Sepatu Siswa Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Mensos: Kami Sangat Terbuka Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal