Lukas Enembe: Saya Lebih Banyak Berobat daripada Main Judi di Singapura

Ariedwi Satrio
Terdakwa Lukas Enembe dalam sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto Antara).

"Main judi," jawab Lukas.

"Lebih banyak berobat daripada?," tanya Hakim kembali menegaskan.

"Main judi," timpal Lukas.

Lebih lanjut, Lukas juga mengakui beberapa kali bertemu dengan Dommy Yamamoto untuk menukarkan mata uang rupiah ke dolar Singapura. Tapi, dalih Lukas, uang yang ditukarkan tersebut untuk berobat.

"Dommy bilang, beberapa kali itu saya ketemu dia. Saya ketemu dia, Dommy, untuk penukaran, tukar valas, untuk tukar dolar, dolar Singapura, untuk berobat, lebih banyak saya tukar dengan dia. Bukan judi," ujar Lukas.

Lukas juga mengakui bahwa pernah berjudi di Manila, Filipina. Namun, dia mengklaim hanya berjudi di satu lokasi daerah Manila. Ia berjudi di Kasino di Manila bernama Sentosa.

"Jadi, tempat judi itu Kasino Sentosa, kalau tempat lain saya enggak tahu. Kalau sentosa saya pernah masuk," ujar  Lukas.

Sekadar informasi, Lukas didakwa telah menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp46,8 miliar. Suap dan gratifikasi itu berkaitan dengan proyek pengadaan barang dan jasa di Papua. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura, Proses Ekstradisi Paulus Tannos Berlanjut

57 tahun lalu

Gugatan Paulus Tannos Ditolak Pengadilan Singapura, Bisa Diekstradisi ke Indonesia

57 tahun lalu

Pidato di Singapura, AHY: Infrastruktur adalah Kunci Masa Depan Keberlanjutan

57 tahun lalu

Tren Berobat ke Luar Negeri Mulai Bergeser, Masyarakat Pilih RS Domestik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal