Menurutnya, LRT sejak awal sebagai bagian untuk memobilisasi atlet menuju Kelapa Gading maupun Velodrome tanpa kamacetan. Namun, kata dia sangatlah tidak masuk akal karena jarak Kelapa Gading - Velodrome dapat ditempuh dengan singkat karena jaraknya yang tidak begitu jauh.
"Menurut saya enggak berfungsi di situ, daerah yang sangat dekat sekali," ucapnya.
Sementara terkait efisien anggaran pembangunan, lanjut dia jarak Velodrome - Kelapa Gading hanya 5,1 kilometer. Namun, biaya proyek tersebut mencapai Rp5,8 triliun.
"Jadi 1,1 triliun per kilometer. Saya menyarankan kepada Pemprov DKI atau TGUPP lapor ke KPK bahwa ini proyek gagal," ucapnya.