Mahasiswa Diminta Segera Isi Ulang Data KIP usai Server Diretas Ransomware

Achmad Al Fiqri
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk segera mengisi ulang data. Server Pusat Data Nasional (PDN) sebelumnya diretas ransomware yang menimbulkan banyak data mahasiswa hilang.
 
Menurutnya, pengisian data yang cepat akan lebih baik daripada harus menunda. Bila batas akhir pengisian data KIP ditunda, akan membuat lalai mahasiswa penerima manfaat tersebut.

"Pokoknya ya semakin cepat semakin baik. Nanti kalau dibilang masih boleh nanti pada nunda semua. Kita ini kan mental kalau bisa diperlambat kenapa harus dipercepat kan?" tutur Muhadjir saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2024).

Atas dasar itu, Muhadjir mengimbau kepada mahasiswa penerima KIP bisa mematuhi jadwal yang telah ditetapkan Kemendikbudristek untuk mengisi data tersebut.

"Ya ini makanya ini tolong dipatuhi lah apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Kemendikbudristek batas akhir patuhi itu. Apa jeleknya sih mematuhi?" ucap Muhadjir.

Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ikut menjadi salah satu kementerian yang terdampak peretasan PDN. Hingga saat ini, pemulihan terus dilakukan. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 hari lalu

Heboh! Google Gemini AI Bobol 3 Perusahaan saat Tes Keamanan

8 hari lalu

MNC University Resmikan Galeri Investasi, Dorong Literasi dan Pengalaman Pasar Modal Mahasiswa

11 hari lalu

KPK Panggil Guru Besar hingga Dosen Unsoed, Usut Kasus Dugaan Jual Beli Kursi Mahasiswa

15 hari lalu

Terkendala Masalah Desil, 147 Mahasiswa Penerima KJMU di Jakarta Dipastikan Tetap Bisa Kuliah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal