"Betul, masih setiap harinya, setiap jamnya, mau pagi atau pun malam, terus-menerus terbakar di sana," ungkapnya.
Kedatangan Satria ke Jakarta menjadi bagian dari upaya mahasiswa menyampaikan aspirasi masyarakat daerah terkait penanganan karhutla. Persoalan tersebut turut menjadi salah satu isu yang disuarakan Aliansi Mahasiswa Komite Sadar dalam aksi demonstrasi di Jakarta.
Di sisi lain, pemerintah terus mengintensifkan penanganan karhutla dengan mengombinasikan metode penggunaan dry ice dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak asap sekaligus membantu memicu pembentukan awan hujan di wilayah terdampak.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pemerintah mencoba menggunakan dry ice untuk memecah asap agar sinar matahari dapat masuk dan membantu pembentukan benih awan hujan. Setelah itu, pemerintah mengoptimalkan OMC menggunakan natrium klorida (NaCl) sebagai bahan semai.
“Sekarang kita coba pake dry ice untuk memecah asap sehingga matahari bisa sedikit masuk sebagai pengungkit munculnya benih awan hujan, baru dihantam pake OMC NaCl,” kata Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).