Mahfud MD Sebut Kasus Proyek Satelit Kemhan Dibawa ke Hukum Pidana 

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD mengaku telah berbicara dengan sejumlah pejabat negara terkait pengusutan kasus satelit Kemhan, dan setuju harus dipidanakan. (Foto: MPI/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Menko PolhukamMahfud MD menyebut telah mengumpulkan sejumlah pejabat negara yang berkaitan dengan pengusutan kasus satelit slot Orbit 123 yang merugikan negara hampir Rp1 triliun. Para pejabat itu mulai dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hingga Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dikumpulkannya sejumlah orang penting di kabinet guna menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo yang meminta kasus ini dibawa ke ranah hukum pidana. 

"Menkominfo setuju, Menkeu bersemangat. Menhan Prabowo dan Panglima TNI Andika juga tegas mengatakan bahwa ini harus dipidanakan," ujar Mahfud dalam akun Instagram pribadinya, dikutip, Senin (17/1/2022). 

Mahfud menambahkan, Prabowo dan Andika meminta untuk tidak ada hak istimewa yang diberikan kepada perilaku korupsi. Bagi keduanya, semua harus tunduk kepada hukum. 

"Menhan dan Panglima TNI tegas mengatakan tidak boleh ada pengistimewaan kepada korupsi dari institusi apa pun, semua harus tunduk pada hukum," kata dia. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Prabowo Pimpin Rapat di Hambalang, Bahas Penyediaan Rumah Terjangkau untuk Rakyat

1 hari lalu

Poltracking: 63,2 Persen Rakyat Optimistis Pemerintahan Prabowo-Gibran Bisa Membaik

1 hari lalu

Prabowo Ungkap Rencana Kembali Pangkas BUMN di Akhir 2026: Kita Hemat Rp100 Triliun

1 hari lalu

Prabowo di Muktamar NU: Saya Ingin Angkat Jutaan Rakyat Keluar dari Kemiskinan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal