JAKARTA, iNews.id - Tim kolaborasi film Pesta Babi buka suara terkait tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, melapor ke Polda Metro Jaya. Tim kolaborasi film menghormati keputusan yang diambil Mama Sinta.
“Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung. Kami tim kolaborasi film Pesta Babi menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini,” tulis pernyataan yang diunggah akun media sosial Watchdoc Dokumentary, dikutip Minggu (31/5/2026).
“Meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi beliau, sembari kami masih berusaha memahami apa yang terjadi dengan perubahan pilihan sikap ini,” lanjut Watchdoc.
Tim kolaborasi menjelaskan, pihaknya belum dapat menghubungi atau menemui Mama Sinta sejak videonya beredar viral hingga membuat laporan polisi.
“Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya. Kami mengharapkan dukungan perhatian publik terhadap persoalan ini, sembari kita melanjutkan solidaritas untuk upaya penyelesaian persoalan yang begitu besar di Tanah Papua,” katanya.