Mangkrak 26 Tahun, Blok Masela Ditargetkan Mulai Produksi di 2029

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi Blok Masela. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Bahlil menyebut, saat ini sudah berproses tender Final Investment Decision (FID) atau Keputusan Investasi Akhir telah dilakukan, mencakup tender Engineering, Procurement, and Construction (EPC), yaitu rekayasa, pengadaan, dan konstruksi fasilitas produksi (seperti anjungan lepas pantai, jaringan pipa, atau kilang).

"Kemarin saya katakan, kalau kalian tidak jalan, saya akan cabut, sudah kita berikan surat teguran pertama, sekarang sudah tender FID-nya, dan InsyaAllah 2029 sudah bisa produksi barang itu," tuturnya.

Sebagai informasi, volume produksi dari proyek ini diproyeksikan mencapai 10,5 juta ton setara LNG. Bahkan angka ini mencakup 9,5 juta ton LNG per tahun dan setara dengan lebih dari 10 persen impor LNG tahunan Jepang. 

Selain itu, blok migas ini juga juga diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 35 ribu barel kondensat per hari.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Nasional
20 jam lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Nasional
2 hari lalu

Bahlil Buka Suara soal Negara Tetangga WFH demi Hemat BBM, RI Mau Ikut?

Nasional
6 hari lalu

Harga Minyak Dunia Menggila, Bahlil Jamin BBM Subsidi Tak Naik Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal