Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup Meninggal, Polri Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Puteranegara Batubara
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan terkait dengan kematian mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup. (Foto: BPMI Setpres)

Oleh sebab itu, Polri meminta kepada warga Yahukimo untuk tidak terprovokasi dengan munculnya isu hoaks terkait dengan penyebab kematian dari mantan Bupati Yahukimo Abock Busup. 

"Masyarakat Yahukimo kami harap tak terprovokasi dengan isu tak benar. Polda Papua sedang tangani dan terus koordinasi Polda Metro Jaya. Ada isu tak benar karena sesuatu hal di luar kewajaran itu yang berkembang di sana," ucap Rusdi.

Seperti diketahui, isu tak benar soal kematian Abock Busup menyebabkan kerusuhan di Yahukimo pada 12.45 WIT. Massa yang diduga dari Suku Kimyal pimpinan Kepala Suku Morome Keya Busup menggunakan dua unit mobil minibus membawa alat tajam seperti busur panah dan parang mendatangi masyarakat Suku Yali.

Kemudian, sekitar pukul 12.50 WIT, personel Polres Yahukimo mendapat informasi dari warga telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali. Kasat Intelkam AKP I Nengah S Gaspar bersama 20 personel lainnya kemudian langsung menuju lokasi.

Sekitar pukul 13.00 WIT, kelompok massa tersebut berhasil dihalau dan kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan dua unit minibus menuju ke Komplek Suku Yali di perumahan masyarakat kompleks. Pukul 13.20 WIT, massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali yang berada di Hotel Nuri dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Polri Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Serentak, 42 Pati dan Ribuan Personel Dapat Promosi

Nasional
2 hari lalu

Ada Istilah No Viral No Justice, Kapolri Minta Polisi Tak Baperan

Nasional
2 hari lalu

Peduli Korban Bencana Sumatra, Taruna Akpol Angkatan ke-59 Kirim Bantuan Logistik

Nasional
2 hari lalu

Instruksi Kapolri ke Jajaran: Dengarkan Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal