Marak Kasus Perundungan di Indonesia, DPR Dorong Pemerintah Cari Solusi

Achmad Al Fiqri
DPR mendorong pemerintah untuk mencari solusi yang komprehensif dalam mengatasi maraknya kasus bullying di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Merespons itu, aktivis perempuan dan anak dari Sarinah Institute, Luky Sandra Amalia mendukung DPR yang kerap bersuara keras menyoroti kasus kekerasan seksual yang banyak menimpa anak maupun perempuan.

“Tentu kita semua sepakat, tidak ada toleransi untuk tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun, terutama yang menimpa anak-anak. Bagaimana pun, anak-anak kita hari ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka lah wajah masa depan Indonesia,” kata Amalia, Rabu (8/11/2023). 

Menurutnya, kasus perundungan yang dilakukan oleh anak-anak kepada sesama anak-anak tidak bisa dipandang sebelah mata. Amalia mengatakan semua stakeholder punya kewajiban menciptakan lingkungan ramah anak yang bebas dari perundungan. 

“Bagaimana wujud Indonesia 2045 yang kita inginkan, itu harus disiapkan dari sekarang. Siapa yang menyiapkan? Ya, kita semua. Termasuk peran DPR sebagai lembaga legislatif juga sangat penting,” tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dede Yusuf Tak Setuju Nama Jabar Diganti Tatar Sunda: Belum Perlu

57 tahun lalu

DPR Sebut Belum Terima Usulan Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

57 tahun lalu

PM India Narendra Modi Sambangi DPR, Disambut Prabowo hingga Puan

57 tahun lalu

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan Kalteng, DPR: Usut Tuntas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal