Marianus Tersangka, PDIP Cabut Dukungan

Tri Hatnanto
Sekjend DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto

JAKARTA,iNews.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memutuskan untuk menarik dukungan terhadap calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Marinus Sae. Keputusan itu menyusul penetapan tersangka Marianus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).   

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, penarikan dukungan terhadap Marianus merupakan bentuk komitmen PDIP dalam memerangi korupsi. “Partai bersikap tegas dan tidak akan melanjutkan dukungan kepada yang bersangkutan,” kata Hasto melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Senin (12/2/2018).

Marianus ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap Rp4,1 miliar. KPK menyatakan, Bupati Ngada itu menerima uang suap dari Direktur Utama PT Sinar 99 Permai Wilhelmus Iwan terkait proyek jalan di Kabupaten Ngada. Marianus merupakan calon Gubernur NTT berpasangan dengan Emilia J Nomleni. Selain PDIP, mereka juga dijagokan PKB.

Hasto menuturkan, PDIP akan mengubah strategi kampanye mereka. PDIP akan memasang Emilia sebagai calon PDIP. Sebab, berdasarkan ketentuan undang-undang, penggantian pencalonan Marianus Sae sudah tidak bisa dilakukan.

“Di antara Marianus-Emi, Emi sebagai cawagub merupakan kader senior partai. Dan satu-satunya calon perempuan, sedangkan Marianus Sae tercatat baru masuk sebagai anggota partai dan ada indikasi keanggotaan ganda,” ujar Hasto.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Bos PT Blueray John Field Menyerah usai Kabur dari OTT KPK, Langsung Ditahan

Nasional
1 hari lalu

Hasto PDIP Singgung Kisah Pilu Siswa SD di NTT: Menggugah Kemanusiaan

Nasional
1 hari lalu

PDIP Luncurkan Fatmawati Trophy, Dorong Perempuan Jadi Pelopor Budaya

Nasional
1 hari lalu

Penampakan Ketua PN Depok Pakai Rompi Oranye usai Jadi Tersangka KPK, Tangan Diborgol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal