Maruf Amin Disarankan Mundur dari Rais Aam PBNU, Ini Kata PSI

Irfan Ma'ruf
Cawapres yang juga Rais Aam PBNU KH Maruf Amin. (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id – Sejumlah kalangan mengimbau KH Maruf Amin melepas jabatan Rais Aam PBNU seiring penunjukan dirinya sebagai cawapres Jokowi. Pengunduran diri itu dinilai penting untuk menjaga marwah dan keutuhan Nahdliyin.

Merespons usulan itu, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja mengaku tak ingin mencampuri urusan internal PBNU. Koalisi Indonesia Kerja memandang bahwa PBNU memiliki kebijaksanaan tersendiri mengenai hal ini.

"PBNU bukan memiliki tradisi yang sangat lama, berdiri dari 1926 dan memikili culture wisdom yang khas NU. Ini (PBNU) tentu memiliki perangkat-perangkat aturan," kata Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni di Menteng Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Dia menuturkan, PSI yang termasuk dalam partai Koalisi Indonesia Kerja pengusung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin akan menyerahkan sepenuhnya hal tersebut ke PBNU.

"Prinsinsipnya kami tidak memcampuri seluruh aturan dalam NU. Apapun, dengan menjadi calon wakil presiden itu KH Maruf Amin menjadi milik bangsa, representasi yang mengayomi bersama" katanya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Kubu Roy Suryo Sindir Jokowi Mau Keliling Semua Provinsi: Cukup ke Pengadilan Surakarta

Nasional
8 hari lalu

Kaesang Menangis di Rakernas: Saya akan Peras Semua Darah untuk Menangkan PSI

Nasional
8 hari lalu

Jokowi Ungkap Sejumlah Tokoh bakal Gabung PSI: Semakin Banyak Perbedaan, Hati-Hati

Nasional
8 hari lalu

PBNU Terima Permintaan Maaf Gus Yahya, Posisi Ketua Umum Dipulihkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal