Ma'ruf Amin Minta MUI Terbitkan Fatwa Larangan Mudik saat Pandemi Corona

Felldy Aslya Utama
Wakil Presiden Ma"ruf Amin saat kuliah umum di Universitas Mataram, NTB, Rabu (19/2/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin kembali meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa terkait larangan bagi umat Islam yang mudik di tengah pandemi virus corona (covid-19) di Indonesia. Hal itu diungkapkan Ma'ruf dalam video conference bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Kang Emil) yang membahas tentang perkembangan penanganan corona di Jawa Barat.

Awalnya, Kang Emil sempat mengkhawatirkan soal pergerakan puluhan ribu pemudik yang sudah meninggalkan Jakarta dan sekitarnya lebih awal untuk menuju kampung halamannya. Tak bisa dipungkiri, pemudik yang berasal dari zona epicentrum virus corona ini berpotensi menularkan kepada warga di daerahnya masing-masing.

"Itu saja pak yang bikin was-was kami di daerah," kata kang Emil, dalam percakapannya dengan Wapres.

Menanggapi hal tersebut, Ma'ruf Amin mengaku sebenarnya telah meminta MUI menerbitkan kembali fatwa terkait haram mudik di tengah kondisi pandemi corona. Diketahui sebelumnya, Ma'ruf juga sempat meminta MUI menerbitkan fatwa tentang penanganan jenazah positif corona dan melaksanakan ibadah salat tanpa wudhu bagi petugas medis yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Mendegar jawaban Ma'ruf, mantan Wali Kota Bandung ini mengaku sepakat atas langkah tersebut. Menurut Kang Emil, fatwa MUI lebih bisa didengar masyarakat.

Dia mengaku, peran kepala daerah tinggal melakukan penguatan kebijakannya saja. "Jadi kalau MUI bisa keluarkan fatwa, tugas saya sebagai ummaro tinggal menguatkan. Jadi mohon mungkin inovasi Pak Wapres adalah menghasilkan fatwa yang menguatkan demi keselamatan dan menjauhi kemudharatan," tuturnya.

Menutup perbincangan itu, Ma'ruf pun menyampaikan akan mencoba kembali meminta MUI menerbitkan fatwa tersebut. "Ya saya akan coba lagi dorong MUI untuk mengeluarkan. Sebenarnya sudah fatwa salat Jumat, penanganan jenazah sudah keluar kan, kemudian juga bahkan salat tanpa wudhu, tanpa tayamum itu sudah dalam situasi petugas medis. Saya akan coba nanti supaya juga keluar tentang mudik," ujar Ma'ruf.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
45 menit lalu

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal 7 Februari

Nasional
11 jam lalu

Pandji Ungkap Sempat Nobar Mens Rea Bareng MUI, Ini yang Dibahas

Nasional
14 jam lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Nasional
14 jam lalu

Datangi MUI Bahas Isu Mens Rea, Komika Pandji Pragiwaksono: untuk Bertabayun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal