Ma'ruf Amin soal Calon Ketum PBNU: Harus Mampu Damaikan Kelompok yang Bersengketa

Achmad Al Fiqri
Wapres ke-13 RI Ma"ruf Amin. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ma'ruf Amin menyebut ada dua nilai penting yang harus dimiliki calon Ketua Umum (Ketum) PBNU. Menurutnya, calon pemimpin NU harus mampu menjalankan prinsip al-ishlah wal-ishlah atau mendamaikan kelompok-kelompok yang bertikai.

"Ya tadi, harus punya kemampuan melakukan dua hal, al-ishlah wal-ishlah. Ishlah pertama itu mendamaikan semua kelompok yang bersengketa, karena tanpa persatuan tidak mungkin," kata Ma'ruf dalam acara "Halaqoh Kebangsaan dan Qanun Asasi" yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Wakil Presiden (Wapres) ke-13 RI itu juga menilai calon pemimpin NU harus mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

"Itu, baru misi NU bisa diemban," ujarnya.

Selain kemampuan mendamaikan kelompok yang bersengketa, Ma'ruf menekankan pentingnya kualitas dan kapabilitas calon Ketua Umum PBNU. Dia berharap figur yang maju dalam Muktamar ke-35 PBNU memiliki pemahaman yang kuat mengenai NU dan bukan maju karena dorongan pihak tertentu.

"Kedua, supaya ber-NU itu lebih pada kualitas. Ya, artinya pemahaman, bukan sekadar ikut-ikutan, bukan karena dorongan," katanya.

Ma'ruf berharap calon Ketum PBNU nantinya mampu memperbaiki sekaligus memperbesar langkah organisasi dalam menjalankan perannya.

"Kemampuan dua hal itulah, al-ishlah wal-ishlah. Kalau tidak, tidak akan mampu mengembalikan NU kepada khittahnya sesuai dengan qanun asasi. Saya kira itu," pungkasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
7 jam lalu

Ma'ruf Amin Ungkap Kriteria Ideal Ketum PBNU, Apa Saja?

16 hari lalu

Muktamar ke-35 NU, Menteri Agama hingga Tokoh Pesantren Ramaikan Bursa Ketum PBNU

17 hari lalu

Jelang Muktamar ke-35 NU, PWNU Jatim Usung Gus Kikin jadi Calon Ketua Umum PBNU

28 hari lalu

KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal