Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (dok. istimewa)

Penurunan peringkat ini mencerminkan minimnya transparansi pada data kepemilikan saham dan aktivitas pasar. Kondisi tersebut dinilai merusak proses pembentukan harga yang wajar serta membatasi kemampuan investor global dalam mengukur jumlah saham beredar (free float) yang sebenarnya dari perusahaan-perusahaan tercatat.

Selain isu transparansi, MSCI juga menyoroti keterbatasan pada pasar valuta asing yang kerap menjadi hambatan bagi para investor.

Namun, MSCI mengumumkan posisi Indonesia masih berada di level negara berkembang atau Emerging Market, karena Indonesia mendapat sejumlah keunggulan pada aspek keterbukaan pasar.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup menguat dalam rentang Rp17.800-Rp17.850 per dolar AS. Sementara untuk pekan depan diprediksi Rp17.500-Rp18.000 per dolar AS.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

3 hari lalu

KSSK Tegaskan Stabilitas Sistem Keuangan Kuartal III 2026 Terjaga, Soroti Tekanan Rupiah dan Isu MSCI

3 hari lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

7 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal