Masinton Sebut Gibran Otomatis Bukan Kader PDIP usai Jadi Cawapres Prabowo

Agung Bakti Sarasa
Masinton Pasaribu menyatakan Gibran Rakabuming Raka otomatis tak lagi berstatus kader PDIP usai menjadi cawapres Prabowo Subianto mengacu pada AD ART partai. (Foto: Antara)

"Kemudian dicari cara lain, kalau pemilu ditunda? Enggak setuju juga. Artinya bahwa ini kan yang sekarang digunakan adalah memanfaatkan approval rating itu dianggap kalau masyarakat suka terus kemudian bisa sesuka hati juga dari kekuasaan itu untuk mengotak-atik aturan," tuturnya.

Menurut Masinton, hal itu juga berpengaruh terhadap putusan MK saat ini. Masyarakat menilai ada upaya untuk pelanggengan kekuasaan.

"Begitu pun respons masyarakat dengan putusan MK tadi, yang itu secara telanjang bisa dilihat bahkan akibat hakim yang ikut bersidang ikut dalam memutuskan tadi bertanya-tanya itu, heran seheran-herannya. Ahli hukum mengatakan hal yang sama," katanya.

Dia mengatakan, putusan MK tersebut menjadi ancaman serius terhadap sistem demokrasi.

"Putusan MK bukan putusan yang berbasis pada konstitusional yang kuat. Saya memandang putusan itu sebagai putusan semena-mena. Ini yang menjadi menurut saya demokrasi kita sedang tidak baik-baik saja," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

3 hari lalu

Khozinudin: MK Nyatakan Gibran Tak Penuhi Syarat Jadi Wapres, Harus Dimakzulkan

3 hari lalu

Khozinudin Desak DPR Panggil Gibran: Kalau Tak Ada Ijazah SMA Konsekuensinya Pemakzulan

3 hari lalu

Rullyandi Sebut Putusan MK soal Ijazah Gibran Dipolitisasi: Desakan Pemakzulan Gak Nyambung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal