May Day 2026, Said Iqbal Desak Reformasi Pajak hingga Perlindungan dari PHK

Anggie Ariesta
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal saat menyampaikan sejumlah tuntutan krusial di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Foto: tangkapan layar)

Ancaman ini terutama dirasakan pada industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), nikel, hingga industri semen yang saat ini mengalami kelebihan pasokan (oversupply).

Selain reformasi pajak, Said Iqbal membawa total 11 isu yang diharapkan dapat menjadi aspirasi pemerintah di masa kepemimpinan Presiden Prabowo, di antaranya Pengesahan RUU Ketenagakerjaan, Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Khostum), Dukungan RUU Perampasan Aset, Tarif Potongan Ojol, Nasib Tenaga Honorer dan Revisi UU No. 2 Tahun 2004.

Di akhir orasinya, Said menyatakan dukungan penuh kaum buruh terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap seluruh perjuangan buruh dapat diselesaikan pada tahun ini di bawah pemerintahan saat ini.

"Kami mendukung Bapak Presiden Prabowo. Ayo, kalau saya teriak, kami buruh Indonesia. Anda mendukung? Dukung Prabowo, Prabowo, Prabowo," kata Said di hadapan puluhan ribu massa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Di Hadapan Ribuan Buruh, Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Bekerja Sama dengan Pengusaha Brengsek

Nasional
2 jam lalu

May Day di Monas, Prabowo Umumkan Sudah Teken Keppres Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh

Nasional
2 jam lalu

Momen Prabowo Sapa Ribuan Buruh di Monas saat Hadiri Peringatan May Day 

Jateng
2 jam lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal